Pernahkah kamu merasakan
mencintai seseorang dan tidak mendapat balasan?
Pernakah kamu merasakan
mencintai seseorang secara diam-diam?
Pernahkah kamu merasakan
mencintai seseorang yang seharusnya tidak kau cintai?
Lelah rasanya hanya berpura-pura. Melihatmu dengan semangat menceritakan dambaan hatimu bak "hey, aku sedang menyukai dia." Melihat perjuanganmu untuk dia tanpa melihat sekelilingmu. Melihat sekeliling? untuk apa? lagi pula aku tak kan terlihat di duniamu. Kau selalu gagal, tapi kau tidak pernah melihatku.
Aku selalu menatapnya walau aku tau dia tak pernah menatapku sebagaimana aku menatapnya. Memulai percakapan hanya untuk yang penting-penting saja. Mencintaimu secara diam-diam. Diam-diam memperhatikan, diam-diam mencari tahu, diam-diam menyembunyikan perasaan ini. Lelah dan sia-sia.
Aku tahu, seharusnya aku tidak menyukainya. Ini hanya merusak. Pernahkah kalian merasakan diperlakukan seperti lebih tapi ternyata itu hanya perlakuan persahabatan? Bersahabat seperti keluarga. Pernah terlintas dipikiranku untuk mengakhiri ruang lingkup ini yang hanya membuatku berpura-pura. Tapi aku tidak se-egois itu. Aku selalu mencoba untuk berjalan kedepan tetapi dia selalu memanggil lagi. Aku ingin untuk pergi dari perasaan ini dan melangkah kedepan, tetapi sia-sia, apa yang kau katakan selalu membuatku kembali lagi.
"Menunggu itu menyakitkan, begitu pula juga meninggalkan. Tetapi tidak tahu harus menunggu atau meniggalkan, itulah yang lebih menyakitkan."
-T.Avianka-